

عن عائشة رضى الله عنها قالت : دخل علي رسول صلى الله عليه وسلم وعندي جاريتان تغنيان بغناء بعاث فاضطجع على الفراش وحول وجهه , ودخل أبو بكر رضي الله عنه فانتهزني وقال : مزمارة الشيطان عند رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال : <<دعهما>> , فلما غفل غمزتهما فخرجتا.
Dari Aisyah RA, dia berkata , “Rasullulah S.A.W masuk ke rumahku, dan ketika itu aku bersama dua budak perempuan yang sedang menyanyikan lagu peperangan BU’ats. Beliau langsung berbaring diatas tempat tidur sambil memalingkan wajahnya. Ketika Abu Bakar masuk ke rumahku dan berkata, ‘Dalam pandangan Rasulullah SAW, itulah seruling syaitan’. Mendengar itu, maka rasullulah SAW menemui Abu Bakar dan berkata kepadanya, ‘Biarkanlah mereka’ . ketika Rasullulah SAW lengah , aku memberi isyarat mata kepada kedua budak perempuan itu hingga mereka keluar.”
Keterngan hadith:
دخل علي رسول صلى الله عليه وسلم (Rasullulah SAW masuk ke rumahku) .
Dalam riwayat az-zuhri dari urwah dengan lafazh في ايام منى (Pada hai-hari mina) , sebagaimana akan dijelaskan dlm bab ke23 setelah bab ini. (:
جاريتان (dua budak perempuan ). Dalam bab selanjutnya ditambah dengan lafazh من جوارى الانصار
)budak-budak perempuan dikalangan anshar). Dalam riwayat Ath-Thabrani dari ummu salamah disebutkan bahawa salah seorang dari keduanya itu adalah budak Hassan bin Tsabit. Sedangkan dalam kitab Al-Arba’in Karya Assulami disebutkan bahawa kedua budak itu milik Abdullah bin salam.
Dalam pembahasan tentang dua hari raya versi Ibnu Abi Dunya dari julur , dari hisyam bin urwah dengan sanad yang sahih disebutkan , وحمامة وصاحباتها تغنيان ( Hamamah dan temannya bernaynyi).
Saya tidak mendapatkan nama yang satunya, tapi kemungkinan namanya adalah Zainab sebagaimana yang disebutkan dlaam pembahasan nikah.
تغنيان (Keduanya menyanyi ). Pada riwayat Az-Zuhri ditambah denagna lafaz تدففان (Menabuh rebana ). Dalam riwayat Hisyam yang dikeluarkan Muslim disebutkan dengan lafazبدف تغنيان (menyanyi dengan menabuh rebana ). Dalam riwayat nasa’i disebutkan dengan lafaz بدفين (dengan dua rebana).
Dalam bab sesudahnya disebutkan, بما تقاولت به الانصار يوم بعاث ( dengan apa yang sering diucapkanoleh orang-orang ansar waktu perang bu’ats). Yaitu, Ucapan mereka yang penuh dengan kekesatrian dan keberanian. Imam Bukhari dalam bembahasan tentang hijrah menyebitkannya dengan lafaz بما تعازفت (dengan yang dinyanyikan ). Dalam riwayat lain disebutkan dengan lafaz تقاذفت (ucapan sebahagian mereka kepada sebahagian yang lain). Dalam riwayat Ahmad bin Hammad bin salamah , dari hisyam , disebutkan bahawa perang bu’ats adalah peperangan yang menyebabkan terbunuhnya kesattria-kesatria kaum Aus dan Khazraj.
Al Bakri mengatakan , bahawa Bu’ats adalah nama tempat yang terletak sejauh dua malam perjalanan dari kota Madinah. Abu Musa dan pengarang kitab An-Nihayah mengatakan bahawa bu’ats adalah nama benteng kabilah Aus. Abu Faraj Al Ashfahami mengisahkan , bahawa Abu Qais bin Aslat mengatakan bahawa Bu’ats adalah nama tempat di kabilah Bani Quraizhah dimana didalamnya terdapat harta mereka . al Khaththabi mengatakan bahawa perang bu’ats adalah perang yang sangta terkenal dikalangan masyarakat Arab , yaitu peperangan yang sangat dasyat antara kaum Aus dan Khazraj . Peperangan itu berlangsung selama 120 tahun , sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Ishaq dan Al Waqidi . Saya (Ibnu hajar ) katakana bahawa pendapat ini banyak diikuti oleh para pensyarah kitab Shahihaini (sahih Bukhari & Sahih muslim) . Akan tetapi masih terdapat pendapat lain yang berbeda dengan pendapat lain. Hal itu kerana dalam pendapat ini disebutkan bahawa peperangan itu berlangsung selama 120 tahun , sementara dalam hadith Aisyah yang akan dijelaskan dalam bab “hijrah” disebutkan “ Hari Bu’ats adalah hari yang dianugerahkan Allah SWT kepada Rasulnya . Pada hari itu ia tiba di madinah dimana penduduk madinah ketika itu
dalam keadaan terpecah belah dan saling membunuh.”
Ibnu Sa’ad meriwayatkan bahawa 6/8 orangyang menemui Rasullulah SAW di mina adlah orang-orang Anshar perama menemui beliau. Mereka dating untuk membuat perjanjian dengan Rasullulah SAW dan orang-orang Quraisy. Salah satu point perjanjian yang mereka katakana kepada. Rasullah SAW, ketika beliau mengajak mereka untuk memeluk agama Islam adalah , “Ketahuilah sesungguhnya peristiwa Bu’ats terjadi pada tahun pertama , maka janji kami kepadamu pada tahun yang akan datang.” Pada tahun selanjutnya mereka datang menemui Rasullulah SAW dan membaiat mereka , itulah yang kemudian disebut dengan baiat pertama . pada baiat kedua , mereka datang dengan 70 orang , kemudian Rasullualh SAW un berhijarah ke madinah pada awal tahun berikutnya.
Afwan.
عن عائشة رضى الله عنها قالت : دخلت علي رسول صلى الله عليه وسلم وعندي جاريتان تغنيان بغناء بعاث فاضطجع على الفراش وحول وجهه , ودخل أبو بكر رضي الله عنه فانتهزني وقال : مزمارة الشيطان عند رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال : <<دعهما>> , فلما غفل غمزتهما فخرجتا
Allahumma solli 'alaih wa'ala alih.. wabihi ilaihi:
"Daripada Saydatina Aisyah r.a. telah berkata: Rasulullah sollallahu 'alaihi wasallam telah masuk kepadaku dan di sisiku 2 jariah (hamba perempuan) sedang bernyanyi dengan nyanyian yang semangat, maka Rasulullah berbaring di atas tilam dan telah memalingkan mukanya.& ( Saydina) Abu Bakar telahmasuk dan memarahiku dan berkata: seruling syaitan di sisi nabi 'alaihissolatu wassalam. Maka Rasulullah menyambut Sayyidina Abu Bakar dan bersabda: (Tinggalkan mereka berdua) Apabila beliau (Saydina Abu Bakar) telah leka,aku mengisyarat kepada keduanya dan mereka pun keluar" (Sohih Bukhari, Kitabul 'Eidain(13), M.s. 535 Fathul Bari)
April Mop, atau The April’s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487, atau bertepatan dengan 892 H. Sejak dibebaskan Islam pada abad ke- 8M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Got dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.
Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur’an, namun bertingkah laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang
Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan
iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya .
Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niumkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan
diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal- kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan . Setelah benar- benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera
bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.
Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara Salib telah
mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib segara membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The
April’s Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat Kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara Salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5
abad silam.
Wahai saudara-saudariku sesama Muslim, sampai hatikah Anda semua merayakan April Mop sekarang ini, setelah mengetahui apa yang sebenarnya melatarbelakangi perayaan yang diadakan dunia Barat setiap tanggal 1 April itu???
Allah SWT akan menjadi saksi bagi kita semua.
Wallahu a’lamu Bishowab.